Engkau Itu Siapa?
Wanita yang sedang sakit sedang menghadapi sakratul maut menghadapi ajalnya. Ia tiba tiba merasa bahwa ia dibawa ke surga dan berdiri di depan Tahta Pengadilan.
“Siapa engkau itu?” kata suara kepadanya. “Aku ini istri dokter. ” Jawabnya, “Aku tidak bertanya kepadamu, engkau istri siapa, tetapi engkau itu siapa?” “Aku ini ibu dari anak anakku.” “Aku tidak bertanya, engkau ibunya siapa, tetapi engkau itu siapa?” “Aku ini guru sekolah.” “Aku tidak menanyakan pekerjaanmu, tetapi engkau itu siapa?”
“Aku ini seorang kristen.” “Aku tidak menanyakan agamamu, tetapi engkau itu siapa?” “Aku ini seseorang, yang selalu pergi ke gereja dan selalu membantu orang miskin dan orang dalam kesulitan.” “Aku tidak menanyakan perbuatanmu, tetapi engkau itu siapa?”
Demikianlah seterusnya, tidak peduli apa yang menjadi jawabannya, karena itu semua bukan merupakan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan : Engkau itu siapa?
Ia jelas gagal dalam ujian, oleh karena itu ia dikirim kembali ke dunia. Ketika sembuh dari sakitnya, ia berniat menemukan siapa dia. Dan itulah yang membuat segalanya berbeda sama sekali.
Tugasmu itu berada : tidak menjadi seseorang atau bukan apa apa sebab disitu ada keserakahan dan ambisi, tidak menjadi ini dan itu dengan demikian menjadi bersyarat, tetapi hanya ada saja

Tinggalkan Balasan