Kusadari…..
Hidup adalah masa yang harus dilewati
Jiwa serasa sunyi bila impian dan angan – angan dibiarkan berlalu
Haruskah diri ini bergantung pada impian dan angan – angan
Yang selalu datang dan pergi……..
VHS, 30 juli 2008

Kusadari…..
Hidup adalah masa yang harus dilewati
Jiwa serasa sunyi bila impian dan angan – angan dibiarkan berlalu
Haruskah diri ini bergantung pada impian dan angan – angan
Yang selalu datang dan pergi……..
VHS, 30 juli 2008
Satu kata yang tak asing di dengar akhir akhir ini baik di koran di tv di internet dan radio semuanya membahas tentang demo….. Masyarakat yang tergabung dalam suatu organisasi atau sekumpulan mahasiswa semua berbondong bondong untuk demo khususnya demo kenaikan BBM. Bosannnnn….bahkan sampe enek saya mendengarnya, bukannya gak perduli dengan nasib bangsa ini (justru sangat perduli) tapi apapun yang kita lakukan tetap BBM harus dinaikkan.
Aku gak tau apakah demo yang terjadi pada saat ini sama dengan yang terjadi seperti 10 tahun yang lalu khususnya bagi mahasiswa. 10 tahun yang lalu dimana mahasiswa dari seluruh daerah berusaha menumbangkan orde baru termasuk mahasiswa di Medan, perkuliahan sering di undur, jalanan selalu macet akibat aksi demo dengan adanya pembakaran ban di jalanan hingga untuk menuju kampus aku dan teman teman harus rela berjalan kaki beberapa kilo untuk mencari angkutan umum, berlari dari kejaran aparat yang menembakkan gas air mata ( wuih….pedih banget), terkurung di kampus hingga larut malam berkumpul di caple berdoa bersama dan menolong mahasiswa yang terkena peluru karet huh huuu…sedih sedih dan sedih namun itu belum seberapa dibandingkan dengan temanku yang harus pulang pagi dengan wajah babak belur akibat penganiayayaan…….dimana kah dirimu sekarang sobat.
Selesai dari demo, Medan harus dikejutkan dengan ledakan bom di gereja GKPI Pamen Padang Bulan Pukul 08.15. Ledakan itu begitu mengejutkan kami yang saat itu lagi berdiri sambil berdoa, semua jemaat berlarian menyelamatkan diri masing masing bahkan ada yang teinjak injak meskipun tidak ada korban jiwa namun ada beberapa yang harus di rawat secara intensif termasuk teman satu kosku dimana gendang telinganya mengalami pendarahan. Motifnya apa tidak diketahui namun yang pasti GKPI merupakan salah satu gereja di mana umatnya hampir 75% adalah mahasiswa dari seluruh daerah. Dengan rasa haru sedih kami menyelesaikan kebaktian di halaman gereja dan beberapa dari kami mengumpulkan alkitab dan buku buku nyanyian serta dompet yang berceceran di lantai. Terima kasih Tuhan, Engkau memberi keselamatan pada diriku dengan menyentuh hatiku agar pindah dari tempat duduk yang semula aku duduki.
Semuanya telah berlalu semuanya hanya kenangan semoga tidak akan terulang lagi pada diriku. Namun aku merindui semua merindui suasana Medan dan teman temanku : Riris yang lugu yang hampir selalu menjadi korban keusilanku namun tetap baik dan kita selalu berdua mengikuti kebaktian bulanan baik kebaktian mahasiswa maupun gereja, Mira, pandi dan rinto adik adikku yang selalu menggangguku, Jhon yang baik yang mengenalkanku pada dunia internet menemaniku dalam pengetikkan skripsi hingga larut malam hingga diriku harus melompat pagar rumah kos dan juga selalu memainkan gitar sambil bernyanyi setiap malam sebelum aku tidur aku masih ingat loh lagunya, Adolf……playboy kelas teri dan gara gara loe aku harus di musuhi teman satu kos bahkan hampir di tampar oleh racapmu dikira kita selingkuh kali ya…. Bang Nick yang cool selalu bangga dengan ITM nya dan korban keusilanku juga he he hee, bang Rensus yang jabirrrrrrr (gimana usaha rojernya di siantar?), kak Ayu yang centi, bang Bris yang baik namun ceriwis dan anak anak KO Gloria di Lose dan Gg Tarigan serta mudika lingk 1 Pd Bulan……wah kalian pada kemana semua kenapa kabarnya ilang satu satu atau kalian emang udah ilang ditelan bumi???
Penting gak sih punya KTP…….? Akhirnya aku bisa bernapas lega setelah satu setengah bulan berjuang mondar mandir ke kantor kelurahan memperjuangkan hak ku sebagai warga negara Indonesia yang baik emang benar kata pepatah orang sabar disayang Tuhan orang sabar juga akan mendapatkan hasil, perjuangan ku gak sia sia meskipun harus rela menunggu berjam jam dengan wajah kesel kusut tanpa senyum uuuaagggghh pokoknya jelek banget!
Sepanjang hidupku mengurus KTP baru kali ini aku merasa kesulitan dalam pengurusan perpanjangannya sementara surat surat yang diminta telah kupenuhi dengan sempurna, setiap aku menanyakan hasilnya selalu ada alasan yang diberikan padaku awalnya sih aku percaya dan dapat memakluminya tapi masa iya sih sampe segitu lamanya…..satu bulan coyyyy????? Sungguh terlalu…..gak masuk akal rasanya mungkin kalo untuk pengurusan KTP SIAK bisa diterima.
Yang gak habis pikir kenapa ya pegawainya gak merasa bersalah melakukan ini pada warganya begitu juga dengan pak lurahnya sama aja gak ada tindakan! Capek pak saya ngelapor ke bapak masalah pekerjaan karyawan bapak yang gak benar mulut saya juga sampe berbuih menceritakan segalanya tapi tetap aja gak ada tindakan dari bapak mending saya ngomong dengan tembok sekalian yang jelas jelas emang ketahuan diam daripada ngeliat wajah bapak yang seakan akan berpikir sebenarnya mikir apa aku juga gak ngerti.
Yah setelah kejadian ini aku hanya berharap semoga apa yang terjadi pada diriku tidak akan terulang lagi nantinya baik buat diriku atau pun buat orang lain semoga juga negara ini nantinya memiliki prosedur administrasi yang jelas serta karyawan karyawan pemerintahan yang smart yang memiliki tanggung jawab dengan pekerjaannya bukan yang datang terlambat isi absen trus ngegosip yang gak karuan kemudian pulang dan awal bulan menunggu gaji, huh enak banget! Dengan begitu tidak ada warga yang dirugikan dan tidak akan ada lagi yang namanya pemalsuan KTP karena akhir akhir ini banyak sekali suara sumbang di daerahku pegawai yang terlibat dalam kasus pemalsuan, prihatin prihatin.
Komentar Terakhir